Klik Gambar

Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepakbola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Desember 2009

FIFA WORLD CUP 2022 INDONESIA



Ambisi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia perlu kita dukung. Walaupun banyak yang apatis akan keberhasilannya, namun kami dari KDRI mencoba untuk berpikir positif saja.

Nah kira - kira kalo Indonesia jadi tuan rumah, mungkin logonya seperti ini. Bola dengan gambar pulau Indonesia berwarna warni yang sedang ditendang dengan lekukan membentuk angka 2022.

Moga - moga mimpi kita bisa jadi kenyataan ya! Menjadi tuan rumah penggila bola di tahun 2022.

Indonesia Calon Tuan Rumah Piala Dunia 2022…!!

Ini Dia Calon Tuan Rumah Piala Dunia 2022…!!


Indonesia sudah resmi mengirim permohonan ke organisasi sepakbola dunia FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Sebanyak 24 anggota Komite Eksekutif FIFA akan memutuskan negara tuan rumah 2018 dan 2022 pada Desember 2010.

Sejak digelar pertama kali 1930, Eropa sudah menggelar Piala Dunia 10 kali dan Amerika Latin enam kali. Sedang Asia dan Amerika Serikat masing-masing sekali. Afrika sudah mendapat jatah karena Afrika Selatan menjadi tuan rumah untuk 2010 sedang 2014 bakal digelar Brasil.

Untuk menjadi tuan rumah, FIFA mensyaratkan ada satu stadion berkapasitas di atas 80 ribu tempat duduk untuk final dan 12 stadion lain berkapasitas minimal 40 ribu tempat duduk. Ini bisa menjadi masalah bagi Indonesia yang biasa membangun stadion-stadion kecil, meski untuk final sudah memiliki Gelora Bung Karno yang bisa menampung 88 ribu penonton.

Rabu, 25 November 2009

Irvin Museng : Dari Makassar ke Amsterdam



JAKARTA – Menjadi satu-satunya bocah asal Asia yang direkrut Akademi Sepakbola Ajax Amsterdam, Belanda tak membuat Irvin Museng besar kepala. Irvin terlihat bernostalgia dengan menyempatkan diri hadir pada final Kompetisi Sepakbola Anak U-12 Danone Nations Cup (DNC) 2006, di Stadion Soemantri Brojonegoro Kuningan, Jakarta, Minggu (23/7).
Cerita sukses Irvin saat membawa Indonesia menempati posisi ke-11 dari 32 negara pada Piala Dunia DNC 2005, mampu memberikan motivasi tersendiri bagi para juniornya di klub MFS Makassar. Pada final yang disaksikan langsung Wapres RI Jusuf Kalla dan Menpora Adhyaksa Dault, MFS Makassar mengukuhkan dominasinya dengan kembali menjadi juara DNC untuk ketiga kalinya.
Kemenangan MFS 1-0 atas New Pelita Solo di final sekaligus memastikan tiket untuk mewakili Indonesia ke Piala Dunia DNC 2006, di Stadion De Gerland, Lyon, Perancis, 1-4 September mendatang.
Dalam wawancara dengan SH, Irvin menuturkan bahwa kehadirannya di Indonesia dikarenakan jadwal sekolahnya di Akademi Ajax memang tengah memasuki masa liburan. "Saya baru kembali ke Belanda bulan Agustus nanti," kata putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Henky Museng dan Yenny Thaurisan.
Menurut Irvin, selama tiga bulan berada di Akademi Ajax ia telah banyak mendapat pelajaran berharga. Meski demikian, Irvin mengaku masih memiliki kendala terutama dalam penguasaan bahasa Belanda. "Materi yang diajarkan pelatih sepenuhnya menggunakan bahasa Belanda. Awalnya memang agak susah, tapi sedikit demi sedikit saya mulai memahaminya," kata Irvin yang lolos seleksi masuk Akademi Ajax setelah menyisihkan 3.000 anak lainnya dari seluruh dunia.
rvin yang kini tergabung dalam tim D1, Ajax Junior, mengaku tidak gentar bersaing dengan 24 rekan lainnya untuk mendapatkan posisi inti. "Kebanyakan rekan-rekan saya di Akademi Ajax berasal dari Afrika. Cuma saya satu-satunya yang berasal dari Asia," kata pemain jebolan DNC yang keluar sebagai topskor pada ajang Piala Dunia DNC 2005 dengan mengemas 10 gol.
Bakat pemain yang dijuluki "Nakata Kecil dari Makassar" ini mulai mencuri perhatian para pencari bakat klub-klub besar Eropa yang hadir pada pelaksaan Piala Dunia DNC 2005. Irvin kala itu tampil mengesankan dengan membawa Indonesia sebagai tim paling produktif dalam menyerang dengan rekor 24 gol. (Copyright © Sinar Harapan 2003)

Sabtu, 14 November 2009

Indonesia Ditahan Imbang Australia



alamaus.jpg 

Timnas U-19 Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Australia dalam laga keempat grup F AFC U19 Championship 2010 Qualifiers. Hasil ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U19 2010, praktis tertutup. Sebaliknya, Australia justru memastikan diri lolos ke putaran final bersama Jepang.

Tim Australia menyatakan bersyukur mampu melewati partai yang berat menghadapi Indonesia. Walau hasilnya imbang 0-0, namun ini seperti kemenangan karena sudah cukup mengantarkan Thomas Oar dkk ke putaran final Piala Asia U19 2010.

“ Ini hasi yang bagus bagi kami. Indonesia tampil sangat bagus. Memiliki kecepatan, organisasi yang baik dan determinasi tinggi. Beruntung kita akhirnya bisa lolos ke putaran final,” kata Johannes Martinus Maria Versleijen, pelatih Australia.

Secara khusus, Versleijen menyatakan kekagumannya kepada duet striker Indonesia, Alan Martha dan Syamsir Alam. Menurutnya, mereka pasangan duet yang serasi. Alan memiliki kecepatan dan skill tinggi, sedangkan Syamsir Alam bagus dalam positioning dan tekniknya yang tinggi.

Dari kubu Indonesia, pelatih kepala Cesar Payovich menyatakan hasil ini sudah maksimal bagi kedua tim. “ Game yang sangat ketat dan keras. Kedua tim saling mempertontonkan permainan yang indah. Sayang kita kurang beruntung memkasimalkan tiga peluang matang pada 15 menit terakhir,” kata Cesar Payovich.

Cesar kembali menyoroti kurang beruntungnya lini depan Indonesia dalam menyelesaikan peluang emas. Hal ini sama kejadiannya seperti ketika menghadapi Singapura.

“ Kita kembali menghadapi masalah lemahnya finishing pemain, Namun, hal ini bisa dimaklumi mengingat mereka adalah pemain yang masih sangat muda dan minim pengalaman,” ungkap Cesar. (asp)

Indonesia: Tri Windu; Ferdiansyah, Prashetio, Ma Zainal Haq, Tuasalamony; Firmansyah, Abdul Rahman Lestaluhu, Yerciho (Ohorella '90); Syamsir Alam (Munawar'78), Alan Martha (R.Awaludin'85).

Australia: Mark B; Jason Davidson, Rhyan Grant, James Robert (Thomas Oar'52), Ben Kantarovski; Daniel Bowles, Kerem Bulut; Joshua McFey (Duke Danning), Brendan H, C.Bush; Jared Lum (Peter Lustica'58).

Kamis, 05 November 2009

timnas u- 19 Indonesia maju

Kekuatan Singapura Sudah Dikantongi

lawandanubio.gif Timnas U-19 Indonesia akan menjalani laga perdana grup F Pra Piala Asia 2010 menghadapi Singapura, Sabtu (7/11). Segala persiapan teknik dan taktik sudah selesai dilakukan oleh pelatih Cesar Payovich. Pola permainan tim lawan juga sudah dikantongi Cesar setelah melihat rekaman video mereka saat terjun di AFF U-19 Championship 2009.

Tak berbeda jauh dengan seniornya, timnas U-19 Singapura juga memilikki ciri khas permainan bola-bola panjang ala Inggris, atau kick and rush. Walau tetap dikombinasikan dengan permaianan pendek cepat, namun karakter utamanya tetap seperti itu.

Dalam latihan sepekan terakhir, Cesar Payovich sudah memberikan materi taktik untuk mematikan permainan tim muda negeri singa tersebut. Selain lewat Video, informasi berharga juga diperoleh dari manajer Demis Djamaoeddin.

“ Kebetulan, saat AFF U-19 Championship 2009 di Vietnam lalu, saya bertugas sebagai asisten general Coordinator. Dari sana, saya sudah melihat permainan Singapura dan Australia. Secara umum, kualitas mereka cukup bagus,” kata Demis Djamaoeddin.

Sementara itu, timnas U-19 Singapura baru tiba di Bandung, Kamis (5/11) kemarin. Tanpa menunggu lama, mereka langsung menggelar latihan di Stadion Persib. Pagi tadi, Singapura juga berkesempatan menjajal lapangan stadion Si Jalak Harupat.

Timnas U-19 Indonesia sendiri mendapat kesempatan menjajal lapangan stadion Si Jalak Harupat pukul 18:00 WIB malam nanti. Namun, ini bukan latihan terakhir bagi Syamsir Alam dkk. Besok pagi, mereka tetap akan digiring latihan oleh Cesar.

“ Ini kebiasaan timnas U-19 sejak masih berada di Uruguay. Saat hari H pertandingan, mereka masih tetap latihan pada pagi harinya. Materinya adalah shadow football. Ini juga merupakan hal yang baru bagi sepakbola kita,” ungkap Demis Djamaoeddin.

Pertandingan Indonesia vs Singpaura akan berlangsung Sabtu, (7/11) mulai pukul 15:00 WIB. Menurut rencana, Mennegpora Andi Mallarangeng akan turut hadir menyaksikan laga perdana Syamsir Alam dkk. Ketua Umum PSSI H. A. M. Nurdin Halid, mengundang langsung beliau saat melakukan audiensi di kantor Mennegpora, Rabu (4/11) lalu.

Untuk pertandingan ini, panpel Pra Piala Asia U-19 2010 menyediakan 12.000 lembar tiket setiap hari pertandingan. Ada dua kategori harga tiket, ykni Rp 20.000,00 untuk VIP (tribun barat) dan Rp 10.000,00 untuk kelas ekonomi (tribun timur, utara, dan selatan). Khusus untuk pelajar dan mahasiswa, akan mendapatkan diskon khusus sebesar lima puluh persen. Syaratnya, mereka memperlihatkan kartu pelajar dan mahasiswa ketika membeli tiket di loket yang telah disediakan.

Skuad Timnas U-19

Penjaga Gawang :
Dimas Galih Pratama, Tri Windu Anggono, Beny Yoewanto Stya

Belakang : Yericho Christiantoko, Mokhamad Syaifuddin, Reffa Arvindo Badherun Money, Ferdiansyah, Taji Prashetio, Alfin Ismail Tuasalamony, Imam Agus Faizal, Sedek Sanaky

Tengah :
Feri Firmansyah, Abdul Rahman Lestaluhu, Ridwan Awaludin, Ismail Marzuki, Mochammad Zainal Haq, Rizky Ahmad Sanjaya Pellu, Rinaldi Gunapradiptha,

Depan :
Yandi Sofyan Munawar, Syamsir Alam, Alan Martha, Vava Mario Yagalo, Novri Setiawan, Syaiful Bachri Ohorella, Sahlan Sodik

Klik Di bawah ini untuk melihat :


Jadwal Pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2010

Match Day 1, Sabtu, 7 November 2009
Indonesia vs Singapura, Jepang vs Cina Taipei, Australia vs Hong Kong

Match Day 2, Senin, 9 November 2009
Jepang vs Indonesia, Singapura vs Hong Kong, Cina Taipei vs Australia

Match Day 3, Kamis, 12 November 2009
Cina Taipei vs Indonesia, Australia vs Singapura, Hong Kong vs Jepang

Match Day 4, Sabtu, 14 November 2009
Singapura vs Jepang, Hong Kong vs Cina Taipei, Indonesia vs Australia

Match Day 5, Selasa, 17 November 2009
Australia vs Jepang, Hong Kong vs Indonesia, Cina Taipei vs Singapura

Trailer SAD Indonesia

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?
Info detail hubungi WA 085852316552
Ringga Arie Suryadi. Diberdayakan oleh Blogger.